Selasa, 24 Januari 2017
Maou-sama no Machizukuri! ~Saikyou no Danjon wa Kindai Toshi ~ Chapter 1 Bahasa Indonesia
Translator : AnandhaZou
Editor : AnandhaZou
Chapter 1 : Pekerjaan Demon King
"Tapi, kau masih belum mempercayaiku, yah? Baiklah, kau pasti bingung ketika aku tiba-tiba mengatakan bahwa kau adalah seorang Demon King, kan? Apa boleh buat, aku akan memberikanmu sebuah demonstrasi. Apa-apa mengenai Demon King."
Dia tersenyum kecut dan berbalik, Demon King【Beast】Marchosias, juga dikenal sebagai
March, dan aku mengikutinya. Meskipun penampilannya seperti seorang wanita cantik berambut putih (dengan telinga serigala dan ekor), ada sesuatu yang membuat mu percaya bahwa dia benar-benar seorang Demon King.
Dia membawaku ke sebuah ruangan yang sempit. Ketika aku melihat cermin yang bersandar ke dinding, ada seorang anak dengan wajah yang terlihat seperti remaja yang baru tumbuh. Tunggu, apakah itu aku? Anehnya, ada sebuah perasaan yang tidak nyaman. Dan, di tengah-tengah ruangan, terdapat sebuah kristal bulat yang ditempatkan di atas alas putih.
Ketika aku perlahan-lahan mencoba untuk menjangkau kristal itu, March meraih tanganku.
"Jangan menyentuhnya. kristal itu merupakan kehidupanku. Jika itu hancur, maka aku akan kehilangan semua kekuatanku sebagai Demon King."
"Kau akan mati?"
"Yah, bisa dikatakan seperti itu. Lebih tepatnya, aku tidak akan mampu lagi menciptakan Iblis, Iblis yang ku buat semua akan menghilang, Dungeon ku akan lenyap dan aku akan kehilangan skill unikku. Meskipun aku masih hidup, sebagai Demon King, aku sama saja sudah mati."
Maou-sama no Machizukuri! ~Saikyou no Danjon wa Kindai Toshi~ Prologue Bahasa Indonesia
Translator : AnandhaZou
Editor : AnandhaZou
Prologue : 300 Demon King
Aku terbangun di sebuah ruangan yang dimana hanya diterangi pencahayaan lilin remang-remang. Ketika aku melihat ke bawah, ada formasi sihir yang bersinar dengan cahaya putih kebiruan.
"Dimana aku? Tempat apa ini?"
Aku menegakkan tubuhku, dan melihat-lihat keadaan kesekitar. Aku belum pernah melihat ruangan seperti ini sebelumnya. Apa yang terjadi dan tempat apa ini.
"Siapa aku?"
Gumamku pada diriku sendiri karena aku tidak ingat apa-apa. Aku bahkan tidak tahu namaku. Aku pun kembali mencoba untuk mengingatnya. Namun, tetap saja aku tidak ingat apa-apa.
Aku gelisah. Aku cemas; Aku benar-benar tidak tahan. Di saat seperti itu, aku mendengar sebuah suara berirama bernada tinggi jauh di depanku.
Ketika aku memfokuskan pandanganku pada suara itu, aku melihat ada seorang wanita di sana. Dia benar-benar sangat cantik. Kulitnya coklat, berambut putih, serta memiliki telinga dan ekor serigala. Bukan hanya cantik tetapi juga sangat mempesona. Aku benar-benar terpukau. Sungguh menakjubkan.
"Akhirnya, kau terlahir. Aku bosan menunggu."
Itu adalah perkataan yang singkat. Namun, terdapat sukacita di dalamnya. Ada kepasrahan. Ada pula keirian. Setiap emosi mungkin terdapat di dalam perkataan itu.
Minggu, 22 Januari 2017
Dungeon Defence Prologue Bahasa Indonesia
Translate: Made
Editor : AnandhaZou
Apakah kau tau bagaimana bila dunia ini berakhir?
[Yes] [No]
Prologue
"Apakah kau percaya mengenai ramalan?"
"Maakan aku, Yang Mulia. Tapi gadis ini tidak percaya pada takhayul."
"Sayang sekali. Takhayul itu merupakan sesuatu yang agung. Mereka dapat memberikan penyegaran bagi kehidupan seseorang."
Hening.
Kerumunan yang terdapat lima ribu orang itu hanya diam mendengarkan percakapan antara ke dua orang itu.
Di satu sisi berdiri seorang wanita cantik. Dia adalah seorang bangsawan yang memerintah kota ini, dia juga orang yang telah dikalahkan dalam peperangan ini.
Di sisi lain duduk seorang pria gelap. Mengenakan jubah berwarna hitam dan berpakaian pakaian yang sama hitam, jika dapat digambarkan ia terlihat seperti kegelapan itu sendiri. Secara khusus, ia tengah memetik sebuah kelopak bunga. Kelopak demi kelopak, dari mawar itu dipetik dan jatuh ke lantai dengan suasana buruk.
"Padahal kau memiliki kesempatan untuk menyerah sebelumnya."
"Aku mengakuinya."
"Empat Kali."
Pria itu berbicara.
"Aku telah mengirimkan seorang utusan untuk memberikanmu kesempatan untuk menyerah, sebanyak empat kali. Namun, setiap kali, kau telah menggorok tenggorokan utusanku dan mengirimkan kembali mayatnya. Melihat bagaimana ia yang telah repot-repot datang untukmu, mari kita berbicara jujur. Aku ingin memenggal kepala indah Mu itu dan memajangnya di sebuah tombak."
Pria itu bergumam acuh tak acuh. Jika kau mendengarnya dari sudut pandang luar, cara dia berbicara saat kalimat terakhir itu seperti seolah-olah ia hanya berkomentar tentang betapa bagusnya cuaca.
Rabu, 18 Januari 2017
Kujibiki Tokushou: Musou Hāremu ken Prologue Bahasa Indonesia
Translator : AnandhaZou
Editor : AnandhaZou
Prologue
Aku berdiri di antrian di pusat perbelanjaan dengan tiket lotere di tanganku.
"Kau telah memenangkan hadiah hiburan, tuan. Silahkan pergi ke sini!"
Aku mendapatkan tiket lotere ini saat aku berbelanja dan meskipun aku tahu aku tak akan memenangkan apapun, setidaknya aku ingin memastikannya.
Orang-orang di depanku terus-menerus mendapatkan hadiah hiburan satu demi satu. Daftar semua hadiah yang ada di sisi lain tertangkap oleh mataku.
Hadiah Hiburan - Tisu
5. Kupon Belanja - ¥ 1.000
4. Bermacam-macam Kue
3. Smartphone Terbaru
2. Liburan Musim Panas selama 2 hari
1. ???
Itu adalah urutan hadiahnya, masuk akal untuk hadiah pertamanya pergi liburan ke luar negeri atau sesuatu yang istimewa. Mengingat liburan musim panas merupakan hadiah yang tertinggi dari hadiah-hadiah yang lain.
Saat aku mencoba untuk mencari tahu apa hadiah pertamanya, antrian di depanku mulai berkurang.
*Ding ding ding*
Skill Taker’s World Domination ~ Building a Slave Harem from Scratch Chapter 1 Bahasa Indonesia
Translator : AnandhaZou
Editor : AnandhaZou
Chapter 1 : Aku dipanggil ke dunia lain
Konoe Yuuto adalah seorang siswa SMA biasa. Seorang mahasiswa sekolah tinggi biasa yang mempelajari《Konoe Ryuu Taijutsu》, sebuah seni bela diri khusus, yang dimana merupakan penggabungan dari semua seni bela diri di dunia.《Konoe Ryuu Taijutsu》 bertujuan untuk membuatmu menjadi yang terkuat.
Oleh karena itu, Yuuto diperintahkan oleh ayahnya untuk mempelajari berbagai ilmu bela diri dari seluruh dunia di usianya yang sangat muda.
"Aduhduh. Ayah benar-benar menyebalkan... .."
Yuuto bergumam kesal sambil berbaring di tempat tidurnya, ia bertanya-tanya apakah perlu untuk menguasai suatu seni bela diri yang berbahaya di Jepang yang damai ini. Jikalau tiba-tiba Demon Lord mengambil alih dunia, atau ia yang dipanggil ke dunia lain di mana roh-roh jahat merajalela, mungkin itu akan berguna, tetapi sesuatu seperti itu tidak akan terjadi dalam dunia nyata.
Anggota tubuhnya menegang akibat kelelahan otot yang disebabkan oleh latihan intens hari ini. Tidak butuh waktu lama bagi Yuuto tertidur di tempat tidurnya.