Selasa, 03 Januari 2017
Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Chapter 11 Bahasa Indonesia
Translator : AnandhaZou
Editor : AnandhaZou
Chapter 11: Penelitian Alice-chan
--- Sudut Pandang Arakawa Kouki ---
"Apa yang harus aku lakukan untuk subjek penelitian ... ..." (Alice)
Beberapa waktu setelah hampir terpesona oleh sebuah rudal balistik, Kita bertiga, seperti biasa, makan di kantin akademi ketika Alice-chan mengeluh mengatakan hal itu.
"aku sudah memutuskan" (Saitou)
Saitou-kun yang rakus melahap semangkuk donburinya berusaha untuk menjawab Alice-chan, tapi itu.. sia-sia
Sekarang aku mengingatnya, hari dimana sensei menyebutkan sesuatu tentang bagaimana setiap orang akan melakukan Penelitian dan mempresentasikannya.
Ini tak ada hubungannya denganku namun...
Aku ingin mencoba meneliti logam baru aku melihat kembali di fasilitas penelitian, tapi aku tidak memiliki akses ke pendanaan atau fasilitas seperti yang mereka lakukan.
Di tempat pertama, ketika aku berkonsultasi dengan direktur akademi.tentang masalah penelitian, ia berkata dengan ekspresi panik "Itu tidak perlu!".
Tapi lagian, penelitian Alice-chan ya..?
"Kau ahli dalam farmasi kan? Jadi mengapa tidak melakukannya?" (Kouki)
Ketika aku mengatakan itu, untuk beberapa alasan dia mulai menatapku *Jiii ーー*.
Tunggu, tidak, jika kau menatapku seperti itu aku mulai merasa aneh. Untuk saat ini aku hanya mengalihka tatapanku karena aku tidak tau apa yang harus dilakukan.
"Maukah kau membantuku?" (Alice)
Bagaimana bisa aku mengatakan tidak ketika kau melihatku dengan mata seperti anak anjing!? Baiklah, aku akan membantumu, dan Saitou-kun juga akan membantu.
Dalam pendengaranku, Alice-chan dengan gembira mengisi subjek penelitian yang terisi pada hasil cetakkanku.
Nah, untuk beberapa alasan Saitou-kun gemetar dengan mata berkaca-kaca bergumam "Waktu penelitianku...". Dia gemetar tapi aku yakin dia senang bisa membantu untuk Alice-chan.
Meskipun ruang di bawah hidungmu memanjang, itu kesenanganku. (TLN: Tidak tau maksudnya(鼻 の 下 を 伸 ば す). Mungkin semacam idiom Jepang yang berarti "Kau jelas-jelas berpikir tentang hal-hal ecchi")
"Untuk saat ini, aku kira aku akan mencoba meningkatkan sesuatu seperti antibiotik" (Alice)
Hmm, meningkatkan apa yang sudah kita miliki ya.... Jika seperti itu seharusnya aku bisa melakukan sesuatu yang mengejutkan dengan mudah.
Tapi bagaimana kita akan menguji ke-efektivitasannya?
Bahkan jika ibuku entah bagaimana akan nyaman turun musim panas yang dingin, tidak ada cara aku mampu untuk menyuntikkan obat baru tersebut ke dalam tubuhnya! Jika Saitou-kun menghampiriku dan kau memintanya baik-baik, aku akan bersedia untuk menjadi penguji subjeknya tapi ...
Kau tidak bisa berpikir pengujian pada dirimu sendiri!? Jika demikian, maka aku sangat tidak setuju.
Aku bertanya kepadanya tentang kekhawatiranku.
"Bagaimana pengujian subjeknya? Bisa saja Saitou-kun ini menjadi tidak masuk akal?" (Kouki)
"Fuhi! Ke-kenapa itu berakhir menjadi aku.yang melakukannya? ... tapi jika itu demi Alice-chan aku akan melakukan yang terbaik!" (Saitou)
Alice-chan "Ah ...", Berdiri kaku.
Saitou-kun, aku berpikir itu tidak baik untukmu itu terlalu beresiko kau tau!
"Bisakah kita mendapatkan seseorang seperti ibu Arakawa-kun untuk mengujinya pada beberapa sampel virus di salah satu laboratorium khusus?" (Alice)
Hmm, Ibu ya. Seharusnya aku mampu melakukanya jika aku memintanya.... Maksudku, aku tidak bisa membiarkan Saitou-kun menguji itu, aku tidak ingin kehilangan seorang teman.
Ketika aku mengatakan kepada mereka bahwa aku tidak keberatan memintanya pada ibuku mengenai hal itu, aku sangat senang melihat Alice- chan begitu bahagia. Siapapun pasti akan senang untuk dapat menyenangkan seorang gadis cantik.
Atau itulah yang aku pikir, tapi apa yang menunggu kami adalah mimpi buruk....
Dari hari itu sepulang sekolah kami melakukan penelitian baru di laboratorium Alice-chan, dan itu hebat, tapi ada satu kejutan yang tak terduga.
"Saitou-kun, apa yang selanjutnya dilakukan?" (Kouki)
"Jika yang ku ingat, kau harus mengukur konsentrasi menggunakan kertas itu. Fuhi!? Apa yang harus kita lakukan, itu benar-benar terbakar" (Saitou)
Alice-chan melakukan pekerjaanya dengan kasar, kenyataannya, kesalahannya benar-benar konyol.
Aku ingin menyuarakan keluhanku padanya, tapi jika dia mengatakan "Aku minta maaf" dengan mata berair, aku tidak tega untuk memarahinya. Hari ini, masih di tempat orang yang bersangkutan, aku melanjutkan penelitian dengan apa yang telah diberitahukan padaku sebelumya. Sebenarnya, dia juga mencoba yang terbaik, dan meskipun kita semua ingin memamerkan kemampuan kami, kami tetap bekerja dengan tenang.
"Arakawa-kun" (Saitou)
Saitou-kun berjalan kearahku dengan tampang yang serius pada wajahnya.
Aku mersakan firasat yang buruk tetapi untuk sekarang aku akan mendengarkan apa yang salah.
"Aku mengacaukan jumlahnya, aku sengaja meletakkan dua kali lipat dari kuantitasnya." (Saitou)
Apa yang harus kita lakukan.... Jika itu akhirnya berlebihan beban, maka kita harus memulainya lagi dari awal.
Jika itu hanya sekitar dua kali jumlahnya kemungkinan itu masih dapat bekerja.
"Saitou-kun, tidak ada yang terjadi, mengerti? kau pasti lelah." (Kouki)
Seperti yang telah aku katakan dengan ekspresi yang serius, Saitou-kun mengulangi kata-kataku kembali yang telah aku katakan, dan berbalik kembali ke pekerjaannya.
Sekarang, mari kita mulai bekerja pada bagiaku. Aku sudah sejauh ini, hanya tinggal sedikit lagi dan pekerjaan hari ini akan selesai... ...
"Arakawa-kun, Arakawa-kun!!" (Saitou?)
Merasa seseorang memanggil namaku, aku tersentak membuka mataku. Rupanya aku telah tertidur....
Aku melihat jam dan melihat bahwa itu sudah lebih dari 20 menit.
Ini buruk. Sangat buruk.
Bangun terburu-buru, aku mengintip ke centrifuge(TLN; bingung ini nama tempat atau apa) dan berkata-kata, ada sesuatu di sana yang aku tidak mengerti. Aku telah putus asa sepertinya upayaku telah sia-sia, seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh dan Saitou-kun, dengan ekspresi serius berbicara.
"Tidak ada yang terjadi, kan? Tidak ada yang terjadi"
Dia mengatakannya, seolah itu nyanyian semacam mantra, menarik.
Itu benar .... Tidak ada yang terjadi mungkin.
Aku kemudian melanjutkan pekerjaanku sambil mengulangi setiap kata-kata.
Satu demi satu, sedah lebih 3 kali "tak ada" yang terjadi setelah itu, tapi entah bagaimana aku berhasil menyelesaikan tugas yang Alice-chan berikan.
Setelah itu kami berdua duduk karena kelelahan, Alice-chan datang dari laboratorium yang lain.
"Maaf! Aku tadi harus pergi mencampur obat di sana karena tidak bisa dilakukan di sini. Ngomong-ngomong, apakah kau sudah selesai dengan apa yang aku minta?" (Alice)
Aku menyerahkan bagian yang awalnya merupakan tanggung jawabku (yang dimana berubah menjadi sesuatu yang lain), Alice-chan memelukku erat.
"Terima kasih banyak! Dengan ini, kita akhirnya dapat membuat prototipe!" (Alice)
Dia mengatakannya, senang. Dengan ketegangan meningkat yang berbeda dari Alice-chan, kami tidak bisa tidak menyembunyikan rasa bersalah kami karena kesalahan percampuran yang kami lakukan.
"Saitou-kun, apakah kau pikir obat itu akan efektif?" (Kouki)
"Saya sangat meragukannya" (Saitou)
Meskipun demikian, ini adalah sesuatu yang tidak bisa lagi dikatakan. Sebagai janji antara laki-laki, kami memutuskan untuk menjaga rahasia ini. Akhirnya obat telah selesai, Alice-chan senang sambil berkata.
"Tolong beri ini pada ibumu, dan minta dia untuk mencobanya pada sampel virus, tidak apa-apa kan" (Alice)
Dan, setelah itu aku mengambil Ampul itu saat akan pulang, aku benar-benar kelelahan
(TLN: Ampul adalah wadah berbentuk silindris yang terbuat dari gelas yang memiliki ujung runcing
(leher) dan bidang dasar datar yang digunakan untuk mengadakan solusi untuk injeksi suntik)
--- Sudut Pandang Arakawa Miki ---
Membawa Ampul yang diberikan Kouki padaku kemarin malam, aku tiba di Laboraturium Penelitian Virus.
Aku telah mendapat penjelasan dari Kouki bahwa itu adalah Virus Medicine yang dibuat dengan teman-temannya di akademi. Untuk saat ini, aku diberitahu untuk mencobanya pada beberapa sampel virus. tapi Aku tidak tahu di sampel mana yang harus aku ujikan.
"Jika itu datang dari anak itu, itu bukanlah sampel biasa" (Miki)
Mulai dari sini, aku memutuskan untuk menggunakan pada virus tingkat keselamatan 3, namun aku tidak mendapatkan efek apapun. Setelah merenungkan hal itu sedikit, aku beralih ke tingkat keselamatan 4.
"Baik Cacar atau Ebola ya ..." (Miki)
Sampel mana yang harus digunakan?
Jika aku bisa, aku ingin mengujinya pada sampel mulai dari kelas tingkat satu tapi sayangnya ampul ini tidak cukup.
Mungkinkah ini adalah produk gagal? Kadang-kadang peralatan yang digunakan di akademi bisa gagal, tapi teman-teman Kouki sebelumnya anak-anak yang sangat baik.
Kemudian, sebuah ide tiba-tiba muncul dalam pikiranku.
Aku sangat gembira, karena jika pikiranku benar, maka mereka harus menulis ulang di buku tulis!
"Nyonya. Arakawa, itu berbahaya! Itu adalah sesuatu yang masih belum di ketahui!?" (Peneliti)
Para peneliti Institute mencoba menghentikanku, tapi aku tidak menghiraukannya.
Aku berada di ruang bawah tanah tingkat kedelapan yang dilindungi oleh sebuah pintu khusus dengan tebal 2 meter. Yang merupakan sebuah ruangan yang terisolasi.
Aku dengan hati-hati mengambil sampel virus dan yang akan digunakan pada isi ampul.
"Tidak mungkin.... Ini benar-benar bekerja." (Miki)
Aku tidak bisa percaya apa yang terjadi di depan mataku. Aku menggunakan semua isi yang tersisa dan memeriksa hasil berkali-kali tapi itu tetap sama.
Kita perlu menghubungi WHO segera.... kita juga perlu menghubungi sekolah dan meminta catatan penelitian mereka.
(WHO atau World Health Organization. WHO adalah Organisasi Kesehatan Dunia)
Virus yang dipengaruhi oleh ampul yang aku uji, adalah virus yang dikategorikan di bawah level 5 yang disebut "Tragedi Eropa".
--- Sudut Pandang Alice Alford ---
Sebuah insiden besar terjadi!
Ternyata obat yang kami kembangkan efektif pada "Tragedi Eropa". Karena itu, laboratoriumku telah ditutup sejak kemarin.
Meskipun ada beberapa kesan baik yang datang dari itu, dimana ayah yang biasanya diam dan ketat terhadapku yang aku sangat dihormati, dan yang membuatku belajar mengenai farmasi mulai memujiku. Sambil memelukku dia berbicara.
"Kau melakukannya dengan baik, Ayah bangga padamu". (Ayah Alice)
Dia mengatakan itu. Jika yang aku ingat, aku pernah mendengar bahwa kakek ayahku telah meninggal karena "tragedi Eropa".
Dia telah mengatakan kepadaku bahwa itu merupakan alasan ia menjadi seorang peneliti, jadi aku mungkin telah mencuri penelitian ayahku, tapi ketika aku menanyakan hal itu kepadanya:
"Apa yang kamu bicarakan. kamu telah berhasil di mana akulah yang telah gagal, kamu harusnya berbangga diri" (Ayah Alice)
Aku sangat sangat senang, dan entah bagaimana akhirnya aku menangis di dada ayahku.
Aku telah mengatakan terima kasih kepada Arakawa-kun dan Saitou-kun tapi,
""Kami serius, tak ada yang terjadi!"" (Kouki & Saitou)
(TL; Janji antara laki-laki, tak ada yang terjadi OK)
Mereka berdua mencoba untuk memberikan semua penghargaan/pujiannya kepadaku.
Meskipun aku mengatakan kepada mereka bahwa aku tidak dapat melakukannya tanpa bantuan mereka, mengapa mereka berdua tersenyum pahit tanpa menatap mataku?
Pada akhirnya, setidaknya aku menghargai usaha mereka dengan menerbitkan nama mereka sebagai Aisisten-peneliti...
Aku bertanya-tanya, kapan aku dapat membalas budi ku pada mereka? Pada saat itu, apa pun yang terjadi, aku memutuskan bahwa aku akan menjadi kekuatan mereka.
Pada Tahun 2102, WHO secara resmi mengumumkan obat untuk "Tragedi Eropa". Pencipta, Akademi Internasional Sains dan Teknologi "Alice Alford", "Saitou Shingo", dan "Arakawa Kouki"
0 komentar:
Posting Komentar